Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

Merajut Kembali Cinta Kasih Antar Umat Beriman

Merajut Kembali Cinta Kasih Antar Umat Beriman Telah kita ketahui bersama bahwa agama di Turunkan oleh Tuhan tiada lain supaya terlimpah curah rahmat kasih sayang serta kedamaian di muka bumi [1] . Jadi kita sebagai umat yang beragama sudah sepatutnya untuk mengindahkan nilai-nilai tersebut. Jika masih ada orang atau segolongan yang membuat keributan, penindasan, ketakutan, dan kekacauan sudah dipastikan bahwa dia bukan orang yang beragama walaupun secara lahiriah mungkin ia memeluk agama tertentu. Indonesia adalah Negara dimana warganya menganut beragam agama. Ada Hindu, Budha, Kong Hu Chu, Katolik, Protestan, dan Islam. Banyak yang mengatakan bahwa walaupun disini terdapat berbagai macam agama, tetapi mereka tetap bisa hidup dengan aman dan damai. Tidak ada konflik-konflik atas nama agama, terlebih kodrat masyarakat Indonesia yang cenderung memiliki sikap penyuka kedamaian, tidak suka kekerasan dan toleransi yang tinggi. Salah satu contoh Islam bisa masuk secara damai -t

Opini: Ribut-Ribut Hari Kasih Sayang

RIBUT-RIBUT HARI KASIH SAYANG Beberapa hari belakangan dan bahkan puncaknya hari ini (14 Februari) berbagai kalangan sedang ramai-ramainya memperbincangkan hari kasih sayang. Mulai dari anak-anak, pelajar sekolah, mahasiswa, orang dewasa, hingga tokoh agama mendengungkannya di berbagai tempat. Yang paling ramai dan paling bebas ya tentu di dunia maya. Mayoritas dari mereka menolak merayakan hari kasih sayang itu meski ada satu dua yang entah secara spontan atau tidak, menunjukkan antitesis  dari kelompok yang menolak. Aku tidak tahu apakah tindakan ‘menakut-nakuti’ itu –yang dilakukan oleh kalangan yang menolak- akan berpengaruh kepada orang yang sedang memiliki status relationship ? soalnya ketika melihat realita seperti tidak ada efek sama sekali untuk mereka. Yang pacaran yaa tetap merayakan, yang menolak yaa tinggal hanya kata-kata saja. Aku hanya tersenyum kecil membaca tulisan-tulisan singkat mereka. Tulisan yang telah membanjiri berandaku yang semakin menyingkirkan be